Menyambung Asa di Atas Sungai Mbawang Jembatan Beton Penghubung Dua Dusun Mulai Dibangun
Menyambung Asa di Atas Sungai Mbawang Jembatan Beton Penghubung Dua Dusun Mulai Dibangun
Banjarnegara - Aliran Sungai Mbawang selama bertahun-tahun menjadi batas alami yang memisahkan aktivitas masyarakat Dusun Kasimpar dan Dusun Duren, Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. Di balik derasnya aliran sungai itu, tersimpan harapan warga akan hadirnya sebuah jembatan yang kokoh, aman, dan mampu memperlancar kehidupan sehari-hari. Harapan tersebut kini mulai terwujud melalui Kegiatan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0704/Banjarnegara, Selasa (21/07/2026).
Pembangunan Jembatan Beton Sungai Mbawang dengan panjang bentangan 13 meter dan lebar 2,5 meter menjadi salah satu wujud nyata kepedulian TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Jembatan yang berada di Desa Paweden RT 02 RW 02 ini nantinya akan menjadi akses utama penghubung antara Dusun Kasimpar dan Dusun Duren.
Di lokasi pembangunan, Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara Kapten Inf Koko Suwarko meninjau langsung perkembangan pekerjaan. Ia memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, mulai dari kesiapan material, proses konstruksi, hingga penerapan standar kualitas agar jembatan memiliki kekuatan dan daya tahan yang optimal.
Menurut Kapten Inf Koko Suwarko, pembangunan jembatan bukan sekadar mendirikan sebuah konstruksi beton, tetapi menghadirkan akses kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Jembatan ini nantinya akan menjadi sarana penting bagi warga. Tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial. Kami berharap pembangunan berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Di sekitar lokasi, semangat gotong royong tampak begitu terasa. Anggota TNI bersama masyarakat saling bahu-membahu menyiapkan material, merapikan area pekerjaan, dan mendukung proses pembangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Bagi warga Desa Paweden, keberadaan jembatan beton ini merupakan impian yang telah lama dinantikan. Selama ini, akses penghubung antardusun kerap terkendala, terutama saat debit air Sungai Mbawang meningkat pada musim hujan. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian, akses pendidikan anak-anak, hingga pelayanan kesehatan.
Dengan hadirnya jembatan beton, perjalanan masyarakat akan menjadi lebih aman, cepat, dan nyaman. Hasil panen petani dapat diangkut dengan lebih mudah, anak-anak dapat berangkat ke sekolah tanpa khawatir, dan roda perekonomian desa pun diharapkan semakin berkembang.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan Jembatan Beton Tahap VI menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0704/Banjarnegara dalam mendukung pembangunan wilayah. Melalui infrastruktur yang memadai, TNI tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di atas Sungai Mbawang, setiap adukan semen dan setiap batang besi yang terpasang bukan sekadar bagian dari sebuah konstruksi. Semuanya adalah simbol harapan, kerja sama, dan kepedulian. Ketika jembatan itu nanti berdiri kokoh, ia bukan hanya menghubungkan dua dusun, tetapi juga menyatukan mimpi Masyarakat(Pendimbna).
What's Your Reaction?